Tampilkan postingan dengan label Sheila On 7. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sheila On 7. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Mei 2016

Have Fun In Vastenburg With Sheila On 7

- 0 komentar


Sheila On 7 On Stage


Hampir setengah tahun sejak terakhir kali gue nonton konser Sheila On 7. Tepatya bulan desember tahun lalu di Stadion UNDIP Semarang. Waktu itu acara Dies natalis kalo gak salah. Akhirnya beberapa waktu lalu ada kabar kalo Sheila On 7 mau manggung di benteng Vastenburg Solo.

Jujur, meskipun gue tinggal di sekitar Solo dan sempet gabung sama SGPL (Sheila Gank Pandawa Lima) –Sheila Ganknya Solo- meski lama gak kumpul karena faktor kuliah di Semarang, tapi gue belum pernah sekalipun nonton konser mereka di Solo. Gue lebih sering nonton di Semarang atau Jogja. Mungkin faktor jarang juga kali ya Sheila manggung di Solo.

Awalnya gue ragu bisa nonton gak konser kali ini. Sempet tarik ulur perasaan –halah malah baper-, maksudnya sempet ragu, soalnya sore gerimis dan mendung gak ilang-ilang. Ditambah lagi sabtu paginya –pagi banget- gue rencana mau jalan sama temen-temen. Baru sekitar setengah tujuh malem  gue dapet kabar kalau Solo gak ujan. Dan jadilah gue berangkat.

Sampai di sana gue langsung masuk ke dalam. Antian di depan jalan masuk cukup ramai, tapi di dalam masih terlihat sepi. Mungkin karena puncak acaranya malam kali ya.

Mampir sebentar ke booth merchandise Sheila On 7. Ketemu sama mbak tari, ngobrol bentar. Gak lama setelahnya acara dimulai.

Perform pertama malam itu band Meltic. Gue emang asing sam band indie, soalnya gak jarang ngikutin band indie. Cuman pas mereka mulai nyanyi keasinganku agak luntur karena musik akustik yang mereka bawakan.

Kedua ada Soloensis, dengan musik keras mereka. Emmm,, gak banyak komen lah sama band ini. Tapi cukuplah buat jadi referensi musik gue.

Terakhir sebelum Sheila On 7 muncul ada Rintik Hujan yang beraliran mellow. Yang nyusun acara pinter emang milih komposisi. Dibuka dengan kalem, terus dipacu dengan musik keras dan kembali di tenangkan dengan musik mellow. Yang gue inget lagu yang mereka bawakan pertama judulnya Lokananta. Tahu Lokananta? Itu lho perusahaan rekaman musik pertama di Indonesia yg ada di kota Solo. Kalo pengen tau lebih banyak tanya gugel. Okkee?

Akhirnya.. setelah beberapa jam nunggu Sheila on stage.

Diawali dengan pemutaran lagu Here I Am. Mulai lah satu persatu personil naik ke atas panggung. Bagi kalian yang gak tau sama lagu Here I Am, itu adalah lagu yang sering disebut mars Sheilagank. Kalian gak akan nemu lagu itu di album manapun karena emang gak dimasukin album yang beredar dipasaran.

Begitu siap Sheila On 7 menggebrak dengan lagu Hari Bersamanya. Penonton langsung jingkrak-jingkrak dan suasana mulai pecah.

Begitu selesai lagu pertama langsung dilanjutkan dengan lagu Betapa yang tak kalah serunya dilihat dari reaksi penonton.

Break sebentar, mas Duta dan yang lain seperti biasa di konser-konser sebelumnya memberikan sapaan kepada semua penonton.

Seberapa Pantas jadi lagu ketiga malam itu. Lagu ini salah satu hits di album 07 Des yg jadi album favorit kebanyakan Sheilagank, berdasarkan polling di FB.

Lagu keempat diambil dari album terbaru, Belum. Baru pertama kali gue denger lagu ini dinyanyikan live. Dan baru dua kali dibawain, pertama waktu konser di Semarang 21 mei kemarin. Dan yang kedua waktu di Solo ini. kata mas Duta lagu ini ceritanya galau, patah hati. Cewek yang disuka belum mau jadi kekasihnya.

Lagu berikutnya juga gak kalah galau katanya. Yepss,, Mudah Saja jadi penampilan berikutnya. Dan beberapa penonton langsung baper seketika. Haha

Radio jadi soundtrack penonton yang lagi LDR malam itu, begitu selesai langsung disambung dengan “Kita”. Semua masih asik jingkrak-jingjrak sambil ikutan nyayi lagu Sheila On 7. Tak terkecuali aku.

Berikutnya ada lagu baru ciptaan mas Adam, My Lovely. Salah satu hal yang bisa dibilang kalau Sheila On 7 sudah sangat matang dalam bermusik adalah tema lagunya yang gak melulu soal cinta-cintaan. Seperti lagu ini yang bertema keluarga.

Sheila On Action


Kembali break dengan mas Duta kasih intermezo. “Barusan saya baca meme. Katanya orang single itu superhero, lha batman ra duwe bojo, superman ra duwe bojo, spiderman ra duwe bojo.” Kata mas Duta. “Ya kita doakan saja pulang dari konser ini yang dateng sendiri pulangnya bawa pasangan.” Lanjutnya.

Ketika selesai bicara lagu Pria Kesepian mulai menggema di setiap sudut benteng Vastenburg. Dan jomblo kayak gue –dan yang lainnya- langsung ikutan nyanyi paling keras. Haha

Melompat lebih tinggi langsung jadi suntikan semangat yang luar biasa meski semua penonton tak terlihat capek sekalipun. Meski ini sudah lagu kesepuluh yang dibawakan Sheila On 7.

Kembali di album baru, Selamat Datang menjadi list selanjutnya dalam konser. Lagu yang diciptakan untuk para perantauan. “ooooo.... dimanapun kau berada. Ooooo.... bahagialah.” Begitu sepenggal lirik lagu ini.

Lapang Dada, lagu andalan di album Musim yang Baik akhirnya keluar juga. Setelah gue tunggu-tunggu.

Dilanjutkan dengan Pemuja Rahasia, bagi para Secret Admirer. Orang-orang yang Cuma bisa mengagumi secara diam-diam tanpa bisa mengungkapkan.

Mas Duta bilang bahwa waktunya udah hampir habis, mereka juga harus pulang. Dan lagu terakhir malam ini –gue kira- Ingin Pulang didendangkan.

Penonton udah pada mulai menepi satu persatu, karena mungkin mengira sudah mau bubar. Tapi semua lagu Dan langsung dimainkan sesaat setelah lagu sebelumnya selesai.

Lagu midley Kau Kini Ada-Temani Aku-Generasi Patah Hati-Perhatikan Rani, tak lupa mengkiasi sesi akhir konser yang seru malam ini. Lagu midley memang sering mereka bawakan ketika konser, yang membuat konser mereka gak terasa monoton dan pantas untuk ditunggu.

Sahabat Sejati menjadi penutup malam ini. Salah satu lagu persahabatan terbaik yang pernah gue dengerin.

Malam semakin larut dan semuanya harus berakhir. Tapi kepuasan gak lepas dari wajah-wajah penonton semuanya.

Gue sempet ketemu dulu sama mas Prima dan temen-temen SG lain. Foto bareng dulu dan akhirnya gue pemit pulang. Karena paginya masih ada agenda. Sebenernya pengen lama-lama sama temen-temen SG semua. Tapi gue butuh istirahat.


Terimakasih untuk “Have Fun” malam itu.
[Baca Selengkapnya...]

Kamis, 07 Januari 2016

Inspirasi Pagi Dari Duta Sheila On 7

- 0 komentar
Sumber: Twitter @Netmediatama 


"Rencanakan hari ini menjadi hari yang baik untuk kita" - Akhdiyat Duta Modjo

#InspirasiPagi NET TV
[Baca Selengkapnya...]

Kamis, 17 Desember 2015

Sesuatu Yang Lebih Menyenangkan Daripada Konser Sheila On 7

- 0 komentar
Apa yang lebih menyenangkan dari melihat konser Sheila On 7?
Pertanyaan itu tiba-tiba mengnghampiriku beberapa waktu yang lalu. Sebagai sheilagank pasti sangat menyenangkan dimana melihat mas Duta bernyanyi diatas panggung, sihir mas Eross dengan gitarnya, permainan Bass Mas Adam, dan Mas Brian yang menggila bersama drum-nya.

Mereka memang sangat menghibur kalau sudah berada diatas panggung, improvisasi sana-sini yang membuat pertunjukan panggung mereka gak monoton dan gak pernah bikin bosan melihat langsung konser mereka.

Tapi sekali lagi pertanyaan itu terlintas. Adakah yang libih menyenangkan dari konser Sheila On 7? Dan aku secara pribadi menjawab “YA!!! ada yang lebih menyenangkan daripada sekedar melihat konser Sheila On 7!”

So? Apa yang lebih nyenengin daripada nonton konser Sheila On 7?

Buatku hal yang lebih menyenangkan adalah melihat penonton yang datang buat liat konser SO7. Melihat penonton yang antusias dengan konser mereka. Rela nungguin Mas Duta dkk naik ke panggung jika acaranya molor entah karena alasan teknis maupun non teknis. Melihat mereka sabar menunggu bikin aku sadar kalau penampilan Sheila On 7 emang selalu ditunggu.

Dan ketika Mas-mas kece udah di atas panggung dengan semangatnya mereka jingkrak-jingkrak bersama ratusan bahkan ribuan orang. Ikut bernyayi bersama entah mereka yang Sheilagank ataupun bukan, dengan setiap lirik yang terucap dan membentuk sebuah koor masal yang sering mas Duta sebut sebagai “Backing Vokal Terbesar”.

Selesai konser “Hal yang lebih menyenangkan” itu pun belum usai. Barisan penonton yang bubar meninggalkan tempat konser dengan teratur. Wajah-wajah mereka ceria, merasakan kepuasan setelah melihat aksi panggung Mas-mas BEDA. Bukti bahwa musik mereka bukan hanya dinikmati oleh “fans” tapi penikmatnya lebih luas dari itu, masyarakat luas yang bahkan lintas generasi.

Ada lagi?

Mungkin Cuma tambahan aja sih, karena sekarang ini jamannya sosial media jadi gak susah buat nyari reaksi orang-orang yang habis nonton konser Sheila On 7. Banyak dari orang-orang tersebut adalah seorang “Idola” yang dengan pede mengakui bahwa mereka juga penyuka Sheila Music.

Mulai dari Tantri Kotak yang dengan gamblang bilang bahwa dia sejak lama jadi penggemar Sheila On 7. Dia juga bilang bahwa hanya Sheila On 7, band yang dia punya semua albumnya. Tantri pernah mengunggah foto bersama personil SO7 di sosial media dengan memberikan caption yang senada dengan pengakuannya sebagai fans.

Ada Raffi Ahmad. Yang satu ini sepertinya udah bukan rahasia lagi kalau dia ini fans Sheila On 7. Di acara pernikahannya aja Nagita sampai mengundang Sheila On 7 buat nyanyi di resepsi mereka.

Zaskia Adya Mecca? Yang satu ini juga gak perlu diragukan lagi. Beberapa kali dia mengungah foto ketika nonton konser Sheila On 7 di akun instagram pribadinya. Dan ngaku ngefans sejak SMP.

Dan yang belum lama ini ada Raisa yang juga ngaku penggemar band asal Jogja ini. dalam sebuah acara ulang tahun salah satu statiun televisi beberpa waktu lalu Raisa berkesampatan duet dengan SO7. Sebelum dan sesudah konser Raisa sempat mengungkapkan kegembiraannya berduet dengan Sheila On 7 di twitter dan instagram miliknya.

Diambil dari akun twitter Raisa @raisa6690


Masih ada yang lain yang belum sempat tersebutkan disini siapa aja idola yang mengidolakan idolaku. (hmmm agak mikir bentar, idola yang mengidolakan idolaku? Haha)


Jadi intinya, ketika aku menemukan hal yang lebih menyenangkan dari konser Sheila On 7 ini aku sadar bahwa aku tidak sendiri dan tidak akan pernah sendiri dalam menikmati Sheila Music. Selama mereka masih berkarya, akan selalu ada orang-orang yang antusias menyambutnya. Akan selalu ada orang-orang yang rela menunggu, jingkrak-jingkrak, nyanyi bareng, dan wajah-wajah bahagia setelah menikmati musik mereka. So? Melihat musik yang aku suka juga di sukai oleh orang banyak adalah hal yang menyenangkan. Dan satu hal yang penting, mereka selalu mengedepankan kualitas daripada popularitas! Karena mereka B.E.D.A. Selamat Menikmati Sheila Music.
[Baca Selengkapnya...]

Sabtu, 14 Maret 2015

Musim Yang Baik (2014) - Diskografi Sheila On 7

- 0 komentar
Saya masih penasaran apa ada hubungan antara album ini (Musim Yang Baik), Berlayar, dan Menentukan Arah. Karena ketiganya memiliki benang merah jika kita perhatikan. Oke gak perlu lah dibahas disini.

Album ini seperti sebuah bom waktu yang kita tidak tahu kapan akan meledak. Karena album ini sudah ditunggu para Sheila Gank sejak 2012. Beberapa lagu spereti “Canggung” dan “Musim Yang Baik” bahkan sudah mulai dibawakan ketika konser. Akan tetapi karena beberapa hal album ini sampai tertunda beberapa tahun untuk dilepas ke pasaran. Sampai akhirnya pada akhir tahun 2014 album ini resmi diluncurkan. Ini merupakan album terakhir Sheila On 7 bersama major label –Sony Music– dan rencananya mereka akan menempuh jalur indie di album berikutnya.

Lagu Lapang Dada dipilih sebagai single pertama album ini yang diluncurkan pada November 2014. Peluncuran single ini sendiri memecahkan rekor dengan menyertakan 280 radio di 100 kota seluruh Indonesia secara serempak. Sedangkan albumnya pada tanggal 10 Desember 2014.

Terdapat 10 lagu dalam album ini. Empat lagu diciptakan Eross, sedangkan Adam dan Duta menyumbang masing-masing tiga lagu.

Berikut Track List album Musim Yang Baik:
  • 01. Selamat Datang (cipt. Eross)
  • 02. Satu Langkah (cipt. Adam)
  • 03. Buka Mata dan Telinga (cipt. Duta)
  • 04. Canggung (cipt. Eross)
  • 05. My Lovely (cipt. Adam)
  • 06. Beruntungnya Aku (cipt. Duta)
  • 07. Lapang Dada (cipt. Eross)
  • 08. Belum (cipt. Duta)
  • 09. Musim Yang Baik (cipt. Eross)
  • 10. Sampai Jumpa (cipt. Adam)


Cover album didominasi dengan warna biru muda dengan ilustrasi bunga dan tanaman, yang akan membawa kita seperti sedang berada di sebuah kebun bunga. Yang unik setiap lagu di sini diberikan ilustrasinya sendiri-sendiri. Jadi didalamnya terdapat kartu–kartu yang tertulis lirik lagu, dan dibelakangkartu terdapat ilustrasinya.



[Baca Selengkapnya...]

Selasa, 20 Januari 2015

Berlayar (2011) - Diskografi Sheila On 7

- 0 komentar
Entah apa hubungan antara album ini dengan sebelumnya, tetapi melihat dar judulnya terdapat sebuah benang merah diantara keduanya. Menentukan Arah dan Berlayar. Keduanya memiliki makna tentang sebuah perjalanan, memang untuk berlayar kita harus menentukan arah untuk pelabuhan selanjutnya.

Untuk musik mereka masih dengan genre “Sheila Music” mereka. Meskipun sebelumnya banyak gempuran band yang musiknya beraroma melayu dan setelahnya banjir musik-musik aliran K-Pop, Sheila On 7 tetap kukuh untuk memainkan musik yang mereka suka.

Terdapat 9 lagu dan 10 trek dalam album ini. Gak usah Tanya kenapa, karena memang lagu Hari Bersamanya di sajikan dalam dua versi, versi original dan versi akustik. Untuk penciptaan lagu di album ini cukup merata antara Eross, Duta, dan Adam. Ada dua lagu berbahasa inggris disini, On The Phone dan Perfect Time. Sudah lama sejak lagu Just For My Mom di album kedua, mereka tidak lagi memasukkan lagu berbahasa inggris.

Track List Album Berlayar:
  • 01.   Have Fun – cipt. Adam
  • 02.   Pasti Ku Bisa – cipt. Eross
  • 03.   Hujan Turun – cipt. Adam
  • 04.   On The Phone – cipt. Duta
  • 05.   Hari Bersamanya – cipt. Eross
  • 06.   Berlayar Denganku – cipt. Duta
  • 07.   Perfect Time – cipt. Adam
  • 08.   Kamus Hidupku (Demo Version) – cipt. Adam & Duta
  • 09.   Bait Pertama – cipt. Eross
  • 10.   Hari Bersamanya (Acoustic Version) – cipt. Eross


Rajutan kain menjadi cover album ini. Menampilkan sebuah keluarga yang sedang berdoa ketika akan makan bersama. Di belakangnya ada jendela yang mengarah ke laut, dengan dua buah kapal terlihat disana.




Selain itu di dalam album ini juga disertai sebuah kartu ucapan. Unik memang, karena saat ini ketika komunikasi begitu mudah  sudah jarang sekali ditemui kartu ucapan seperti ini.

Kartu Ucapan di album Berlayar

[Baca Selengkapnya...]

Kamis, 16 Oktober 2014

Menentukan Arah (2008) - Diskografi Sheila On 7

- 0 komentar
Album ke enam Sheila On 7 kali ini bertajuk Menentukan Arah yang dirilis pada bulan oktober 2008. Akan tetapi single Betapa dalam album ini sudah dirilis sejak bulan juni tahun yang sama. Album ini disebut-sebut sebagai album kembalinya Sheila On 7, dimana mereka kembali mendapat perhatian yang baik dari penikmat musik. Single seperti Betapa, Yang Terlewatkan, Mudah Saja mulai kembali merajai top chart musik di Indonesia. Bermaterikan 10 lagu album ini dilempar ke pasaran.

Sembilan dari 10 lagu yang ada diciptakan oleh Eross, sementara yang satu diciptakan Adam. Berikut daftarnya:

  • 01.   Betapa
  • 02.   Yang Terlewatkan
  • 03.   Ibu Linda
  • 04.   Jalan Keluar (cipt. Adam)
  • 05.   Mudah Saja
  • 06.   Arah
  • 07.   Lia Lia Lia
  • 08.   Alasanku
  • 09.   Segalanya
  • 10.   Sampai Kapan

Nuansa dalam cover albunya berwarna abu-abu dengan Sheila On 7 menggunakan logo baru sejak album ini.




Yang menarik disini, jika biasanya di cover album ditulis lirik dari lagu yang ada disini tidak. Alih-alih lirik, yang ditulis malah cerita dibalik proses rekaman lagu itu sendiri.

BETAPA
Lagu ini seperti roh di Menentukan Arah: fresh, simple, menarik, dan melodius. Semua orang bisa memainkan beat drum lagu ini di tuts kibord hanya dengan dua jari, tapi posisi jari di gitar tidak memungkinkan untuk dimainkan live, jadi Eross harus sedikit improvisasi  untuk menyelamatkan permainannya. Brian juga tidak bisa main drum akustik di lagu ini; maka begitu live lagu ini terasa so rock. Mungkin karena dendam, hehehe.

YANG TERLEWATKAN
“Yang Terlewatkan” hampir terlewatkan dan baru masuk di sesi akhir pengumpulan materi album, padahal Brian yakin kalau lagu ini adalah hits SO7 berikutnya sejak pertama kali mendengar demonya dan tak rela kalau dinyanyikan orang lain. Setelah mencoba berbagai bassline, Adam berharap yang akhirnya terpilih tidak mengecewakan dan – yang paling utama tidak fals – karena memakai bass fretless. Eross kembali menggunakan kata “Hebat” dalam lirik, tapi bukan berarti lirik biasa. Menurut Duta, Eross sangat jarang menulis lirik yang isinya tenteng menyesali sesuatu. Ada apa dengan Eross?

IBU LINDA
Terjadilah debat panjang antara Eross dan Brian tentang beat drum di bagian reff, dimana berbagai versi dicoba dan akhirnya versi Brian keluar sebagai pemenang. Brian selalu memperjuangkan beat drum terbaik, walau harus berdebat dengan Eross, dan setiap mendengar lagu ini masih takjub dan heran akan asalnya ide beat ini. Duta yang tak terlalau mempersoalkan beatmaupun lirik, merasa tema di nada terakhir adalah bagian yang paling enak di lagu ini.

JALAN KELUAR
Pada awalnya Adam ragu untuk memasukkan “Jalan Keluar” di album karena terasa begitu ringan di aransemen dan lirik, tapi buntutnya ini satu-satunya lagu ciptaan Adam yang masuk. Adam juga mengisi harmonika, dan Eross tak akan pernah melupakan ekspresinya yang pucat pasi setelah berkali-kali take. Ini termasuk satu dari tiga lagu pertama yang diisi vokalnya oleh Duta (Dalam Sehari Pula!) yang justru menganggap lirik lagu ini berbahasa tingkat tinggi. Brian pun merasa lagu ini tak akan seindah ini kalau bukan Duta yang menyanyikannya.

MUDAH SAJA
Adam berterimakasih kepada Eross karena diberi kesempatan main gitar di “Mudah Saja.” Duta menyukai bagian bait dan bridge, tapi tidak suka reff-nya. Ketika Duta mengakui hal tersebut kepada Eross, ternyata Eross juga sempat merasa kurang percaya diri terhadap lagu ini. Menurut Brian, semua orang yang sedang jatuh cinta akan mencoba megingat orang yang pernah melukai hatinya saat mendengar lagu ini.

ARAH
Di lagu ini Adam melakukan kejutan dan terobosan dengan bermain swing, walau mengaku kalau sebenarnya dia tidak bisa main swing. Eross juga memberi kejutan dengan lupa mengisi bagiian interlude dengan gitar sesuai versi demo, tapi akhirnya itu ditutup dengan brass sampling yang dimainkan Fery Efka. Duta ingin menghimbau Sheila Gank dan teman-teman semua utuk bersama-sama menentukan arah perjalanan Sheola On 7.

LIA LIA LIA
Penciptaan lagu ini terpicu oleh lirik “terbakar bahagia.” Anak-anak Duta mampu ikut menyanyikannnya karena bapaknya berulang kali mendengar versi demonya di rumah. Teman-teman band Duta pun berlaku seperti anak-anak ketika mengisi  vokal latar. Di album-album sebelumnya selalu ada lagu dengan take vokal latar yang bercanda, dan itu terjadi lagi disini, dimana teknik vokal “The Steelheart Scream” muncul tapi (Untungnya) tidak dimasukkan. Bagi orang-orang yang sedang jatuh cinta, silahkan ganti “Lia” dengan nama pacarmu.

ALASANKU
Brian tak berani tertawa di saat Eross take gitar, karena takut merusak mood-nya yang membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi untuk merekamnya. Namun Adam dengan entengnya bertanya “Apa gitar di ubah beda dengan versi demo?” di saat Eross sudah menyelesaikan 30 persen dari take gitar akustik. Alhasil, Eross panik, mengumpat sendiri dan mengulang dari awal. Eross dan Duta (yang sedang flu berat ketika mengisi vokal) berterimakasih kepada Tuhan yang telah memberikan kekuatan untuk menyelesaikan tugas masing-masing.

SEGALANYA
Duta juga flu berat ketika mengisi vokal lagu ini, maka dia mencurhkan “segalanya” untuk teriak-teriak di sini. (Mudah-mdahan hernianya gak kumat). Saat take drum di waktu subuh, sempat ada keheningan tanpa tanda-tanda kehidupan selama beberapa saat di studio,tapi baik Brian maupun Eross (selaku operator) tak ada yang mengaku kalau dirinya tertidur. Lain halnya dengan Adam yang mengaku ketiduran saat mencari bassline yang cocok, padahal ini lagu disko. “Segalanya” dipersembahkan untuk SheilaGank di seluruh dunai akhirat, “karena kau ku bisa”.

SAMPAI KAPAN

Ini salah satu lagu favorit Brian yang membuatnya sangan berhati-hati danmerasa tidak percaya diri saat take karena berfikir drum versi demonya lebih bagus. Sebaliknya entah kenapa Duta kurang suka lagu ini. Adam merasa kalau ada riff gitar yang kelupaan, persis seperti kasus “Alasanku” – dengan kejadian selanjutnya yang sama. Bisa jadi itu yang membuat Eross merasa kalau sampai kapanpun lagu ini belum selesai.
[Baca Selengkapnya...]

Rabu, 10 September 2014

507 (2006) - Diskografi Sheila On 7

- 0 komentar
Banyak yang menilai bahwa musisi jika sudah mengeluarkan album “The Best” yang berupa kumpulan lagu-lagu hits yang ada di album-album sebelumnya menandakan bahwa musisi tersebut stag dalam berkarya. Tapi hal tersebut tidak bagi Sheila On 7, setahun berselang dari album The best mereka kembali mengeluarkan album yang bertajuk 507 pada tahun 2006. 

Meski dalam prosesnya mereka harus kehilangan salah satu personil lagi setelah Sakti memutuskan mengundurkan diri dari band dengan alasan pribadi. Namun di sisi lain Brian akhirnya diangkat sebagai drummer tetap Sheila On 7. 

Terdapat 10 lagu dengan tambahan 1 trek intro pada pembukaannya. Lagu utamanya adalah Mantan Kekasih, Radio, dan Pemenang. Untuk lagu pemenang masuk dalam album Voice from the FIFA World Cup 2006 untuk edaran Indonesia dan Malaysia.

Berikut Track di album 507:
  • 01.   Intro
  • 02.   Radio (cipt. Eross)
  • 03.   Mantan Kekasih (cipt. Eross)
  • 04.   Ingin Pulang (cipt. Adam)
  • 05.   Kau Kini Ada (cipt. Duta)
  • 06.   Pemenang (cipt. Eross)
  • 07.   Bingkisan Tuhan (cipt. Adam)
  • 08.   Terlalu Singkat (cipt. Eross)
  • 09.   Terjamah Yang Lain (cipt. Eross)
  • 10.   Cahaya Terang (cipt. Adam)
  • 11.   Last Pretence (cipt. Eross)


Cover albumnya memilih rumput sebagai background dengan sebuah daun berwarna merah di atas rumput tersebut. Ditambah dengan logo Sheila On 7 dan nama album 507.




Ketika membuka albumnya akan ada sambutan dari Sheila On 7 sebagai penanda 10 tahun band ini berdiri. Berikut ini aku tulis ulang sambutan tersebut.

10 Tahun Pertama

Di penghujung 10 tahun pertama ini kita tutup dengan 507… Sebuah album dengan pengorbanan emosional yang sangat besar. Dengan peralihan dan pergeseran komitmen dari sebuah Band. Dan perlu diketahui butuh jiwa dan hati yang besar untuk menjalankan komitmen tersebut untuk tetap ‘stay in the band’.

Kita semua tumbuh di satu lingkungan dengan masing-masing individu dan pola pikir yang berbeda. Mungkin itu juga yang membuat Sheila On 7 bongkar pasang personel. Tapi di tengah perjuangan kita dari band SMU menjadi band profesional… selalu ada yang tidak berubah… yaitu betapa serunya kita saat bermain musik bersama, saat kita menemukan ‘hits-hits’ di masa depan, saat kita ‘jamming’ selalu dan selalu bertingkah seperti 10 tahun lalu… dan mungkin kebiasaan inilah yang membuat Sheila On 7 masih produktif. Secara tidak langsung musik ‘easy going’-lah yang menyelamatkan Sheila On7.

Terkadang lebih mudah menjalani hidup saat memainkan lagu-lagu Sheila On 7. Kita berharap energi positif yang kita dapat dari Sheila On 7 bisa juga kalian rasakan saat mendengar musik Sheila On 7… dan membuat perasaan kalian menjadi lebih baik.

Jadi nikmatilah musik Sheila On 7, tanpa harus selalu melihat siapa yang memainkan…


507
[Baca Selengkapnya...]

Kamis, 04 September 2014

The Very Best Of (Jalan Terus) (2005) - Diskografi Sheila On 7

- 0 komentar
Ini merupakan album the best dari Sheila On 7. Setelah mengeluarkan album Pejantan Tangguh pada tahun 2004, SO7 telah ditinggal drummernya Anton. Setelah itu masuklah Brian sebagai additional player. Terdapat 14 lagu di labum ini, dimana 3 diantaranya adalah lagu baru. Bertahan Disana, Sekali Lagi, dan Jalan Terus. Lagu Bertahan disana kabarnya merupakan materi yang rencananya akan dimasukkan ke dalam album Kisah Klasik Untuk Masa Depan, tapi urung dilakukan. Selain ketiga lagu baru tersebut terdapat 11 lagu lama yang merupakan hits di album-album sebelumnya.

Berikut Daftar Lagunya
01.    Bertahan Di Sana
02.    Sekali Lagi
03.    Kita
04.    Dan
05.    Sahabat Sejati
06.    Itu Aku
07.    Melompat Lebih Tinggi
08.    Pejantan Tangguh
09.    Pria Kesepian
10.    J.A.P
11.    Sephia
12.    Seberapa Pantas
13.    Berhenti Berharap
14.    Jalan Terus

Untuk versi CD terdapat 2 disk, dimana yang satunya merupakan video singkat karir Sheila On 7 dan beberapa lagu karaoke. Cover album sendiri menggunakan warna latar bitu dengan sebuah gambar headphone oranye.




[Baca Selengkapnya...]

Senin, 09 Juni 2014

Pejantan Tangguh (2004) - Diskografi Sheila On 7

- 0 komentar
Ini adalah album ke empat Sheila On 7 yang dirilis pada tahun 2004. Bisa dibilang ini adalah album eksperimen dari Sheila On 7, dimana banyak tambahan instrumen pada musiknya. Jika sebelumnya di album 07 Des lebih banyak tambahan alat musik gesek, sedangkan disini lebih banyak alat musik tiup dan juga lainnya seperti perkusi. Album ini memang tidak sesukses tiga album pendahulunya dala sisi penjualan. Tapi dalam segi bermusik menampilkan bahwa Sheila On 7 semakin matang.

Ini merupakan album terakhir Sheila On 7 bersama drummer mereka Anton Widiastanto, karena pada oktober 2004 dia dikeluarkan dengan alasan tidak disiplin.

Terdapat 12 lagu dalam album ini, dimana 9 diantaranya ciptaan Eross sementara tiga lainnya ciptaan Duta, Adam, dan Anton.

Track List:
  • 01.   Pejantan Tangguh
  • 02.   Itu Aku
  • 03.   Pemuja Rahasia
  • 04.   Pilihlah Aku (cipt. Adam)
  • 05.   Brilliant 3X
  • 06.   Tanyaku (cipt. Duta)
  • 07.   Generasi Patah Hati
  • 08.   Coba Kau Mendekat
  • 09.   Ketidakwarasan Padaku
  • 10.   Pendosa
  • 11.   Jangan Beritahu Niah
  • 12.   Khaylila’s Song



Untuk cover album warna latar belakangnya coklat kekuniangan, dengan logo Sheila On 7 di kiri atas serta gambar ayam jago  dan terdapat tulisan judul album yang yang dikemas seperti sebuah stempel.


[Baca Selengkapnya...]

Rabu, 23 April 2014

OST. 30 Hari Mencari Cinta (2003) - Diskografi Sheila On 7

- 0 komentar
Tahu film 30 Hari Mencari Cinta? Berarti tahu juga dong soundtracknya? Melompat Lebih Tinggi yang beat nya cepet, atau Berhenti Berharap yang slow banget tapi ngena liriknya. Lagu-lagu itu adalah lagu milik Sheila On 7. Yeps, pada tahun 2003 Sheila On 7 ditawari project buat bikin album soundtrack sebuah film. Bermodal 4 lagu baru dan lagu lama yang di aransemen ulang maka terciptalah album ini, dengan single utama Melompat Lebih Tinggi dan Berhenti Berharap.

Berikut ini 10 lagu yang ada di album OST. 30HMC:

  • 01.   Melompat Lebih Tinggi *
  • 02.   Berhenti Berharap *
  • 03.   Kita **
  • 04.   Berai ***
  • 05.   Mari Bercinta ***
  • 06.   Untuk Perempuan *
  • 07.   Tunjuk Satu Bintang ***
  • 08.   J.A.P ****
  • 09.   Sebuah Kisah Klasik ***
  • 10.   Menyelamatkanmu *


Ket: *New Song, **Acoustic Song, ***Remix Song, ****Original Song


Untuk cover album tidak berbeda jauh dengan cover filmnya 


[Baca Selengkapnya...]

Minggu, 20 April 2014

Ketika Aku Ditanya Soal Sheila On 7

- 0 komentar

Sebagai seorang Sheila Gank (Fans Sheila On 7) yang bisa di bilang cukup fanatik, banyak orang sering bertanya kepadaku tentang Sheila On 7. mulai dari pertanyaan simple sampai yang agak ribet. Dan berikut ini berbagai pertanyaan yang udah beberapa tahun ini ditanyakan orang-orang kepadaku.

Tanya:
Kenapa sih lo suka banget sama Sheila On 7?
Aku:
Gak tau.
Tanya:
Lha kok bisa? Lo suka tapi gak tau kenapa.
Aku:
sekarang  gue tanya. Kenapa lo sayang sama pacar lo?
Tanya:
ya.. emmmm…
Aku:
sebenarnya kita gak perlu alasan untuk sayang sama seseorang. Mungkin sheila gank yang lain punya seribu alasan di pikiran mereka, kenapa mereka suka sama Sheila on 7. Mungkin mereka juga bisa mengucapkan seribu alasan itu. Ini bukan soal kenapa gue suka sama SO7, tapi apa yang gue rasakan ketika mendengar musik mereka. Sama kayak lo yang sayang sama pacar lo. Kadang kita gak butuh alasan untuk menyukai sesuatu. Tapi SG lain kalo yang di tanya hati mereka, mungkin mereka juga gak bisa jawab kayak gue.


[Baca Selengkapnya...]

Rabu, 12 Maret 2014

07 Des (2002) - Diskografi Sheila On 7

- 0 komentar
Kalau dipaksa milih album mana yang paling gue suka dari Sheila On 7, mungkin jawabannya album 07 Des ini. Tapi jangan Tanya kenapa, karena gue sendiri juga gak tahu. Album ketiga yang dirilis tahun 2002 ini menandai Hattrick penjualan di atas satu juta copy oleh band asal Jogja. Dalam sejarah musik tanah air, baru mereka yang berhasil menjual album fisik lebih dari satu juta copy selama 3 album berturut-turut. Penjualan kali ini mencapai sekitar 1.5 juta keping. Salah satu perbedaan dari album ini dengan album sebelumnya adalah pada penciptaan lagu. Memang Eross masih mendominasi dalam penciptaan lagu, namun Anton, Sakti, Duta, dan Adam juga menymbang masing-masing satu lagu di sini.

Berikut 14 lagu yang ada di album 07 Des.
  • 01.                Tunjukkan Padaku
  • 02.                Hingga Ujung Waktu
  • 03.                Seberapa Pantas
  • 04.                Seandainya (cipt. Duta)
  • 05.                Buat Aku Tersenyum (cipt. Sakti)
  • 06.                Saat Aku Lanjut Usia
  • 07.                Mari Bercinta (cipt. Anton)
  • 08.                Terimakasih Bijaksana
  • 09.                Takkan Pernah Menyesal
  • 10.                Tentang Hidup
  • 11.                Bapak-Bapak (cipt. Adam)
  • 12.                Percayakan Padaku
  • 13.                Pria Kesepian
  • 14.                Waktu Yang Tepat Tuk Berpisah


Cover Album 07 Des

“Karya ini terilhami oleh suasana kebersamaan mewujudkan imajinasi pribadi akan sebuah situasi yang mengalir tenang, karena saya percaya bahwa setelah sebuah masa kehancuran datanglah titik balik. Cahaya penuh daya yang dahulu hilang kini bersinar kembali. Akan ada hijau setelah merah, akan ada bunga setelah tumbangnya keganasan, akan ada payung kecil untuk selalu berusaha memberi naungan. Bumi akan tetap bulat sebagai wujud kesetiaan pada setiap generasi yang lahir. Ia memang akan selalu menaungi setiap generasi yang datang, generasi yang juga akan memayungi bumi itu sendiri.” Lindung Bumi by Rudi Mantofani.


Itu adalah filosofi yang terdapat di dalam cover album 07 Des.
[Baca Selengkapnya...]
 
Copyright © . Gunawan Setyo Nugroho - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger